13 May 2006

SharpConstruct

3D program opensource ini kayanya mempunyai potensi yg cukup bagus... teknik modeling tanpa memperhatikan topology lagi. Kayanya mudah digunakan, dilihat dari sederhananya GUI yg ditampilkan.

Program ini boleh dibilang mirip ZBrush, tapi bedanya..ini sculpting, sedangkan di Zbrush dinamakan painting (sculpting 'pixol'). Yg lebih bikin gw penasaran..apakah program ini bakal mirip dengan Mudbox (*weta's in-house 3D sculpting software)?

berikut screenshotnya.



11 May 2006

Optimizing Daily Workflow

Karena adanya isu piracy RAID check, Pihak Autodesk Malaysia mengirimkan surat pemberitahuan kepada semua company yg bergerak di bidang entertainment, Advertising, dan Multimedia ttg kunjungan 'mendadak' untuk memastikan company yg bersangkutan tidak mempunyai/menggunakan software bajakan.

Daripada ambil resiko, kita mengambil jalur preventif. Berikut yg saya ubah:

- Xplorer2 Professional downgrade ke xplorer2 Lite
I love using this software, ga ribet kaya windows explorer. Dual Pane..delicious. Terus bisa tab browsing kaya firefox gitu.. Ceka aja di . Versi Lite gratis..udah lebih cukup buat home use, walau saya lebih prefer yg profesional karena bisa atur bermacam macam folder pada tiap2 project.

- ACDSee 8 telah saya ganti menjadi IrfanView.
Damn!!! rupanya selama ini gw terlalu underestimate software viewer yg satu ini. Selaen FREE, software ini ternyata bisa buka file *.iff dari maya. Banyak lagi fitur yg laen. Ringan..ga kaya ACDsee yg crash mulu kalo browse dari network. Yang paling asik dari IrfanView ialah shortcut keynya..
Hal yg disayangkan: slideshow ga realtime, dengan kata laen..gw masi harus pake Fcheck buat preview image sequence dengan framerate yg ditentukan. NAMUN...di irfanView sendiri ada fitur open image in external viewer/editor. Saya tancapkan aja ke application path Fcheck. Nah, jadi setiap buka file *.iff, saya ga harus drag ke icon kecil fcheck di sebelah 'start'. Tinggal dobel klik, muncul deh dengan irfanView. Kalo mau buka image sequence? tekan shift+e, maka muncul fcheck dengan image tersebut telah diload, selanjutnya? file>view image sequence..beres.

Sisanya...software2 3D bajakan, walau tujuannya hanya untuk experiment, terpaksa harus diuninstall juga :(

10 May 2006

favorite MEL collection V01

Diambil dari tokeru:

mel ini berfungsi utk membuka explorer window pada project kita telah kita set:

system("load " + `workspace -q -rd`);

mel ini, buat look through selected dari object yg diseleksi:

lookThru `ls -sl`;

Drop this as a shelf button, it'll swap the active key display between all keys for the current object, to only values selected in the channel box.

if (`timeControl -q -showKeys $gPlayBackSlider` == "active") {
timeControl -e -showKeys $gChannelBoxName $gPlayBackSlider;
print("slider set to show selected channel keys");
} else {
timeControl -e -showKeys active $gPlayBackSlider;
print("slider showing all keys");
}

06 May 2006

lt_BatchRenderView

kadang2, maya suka error...ada aja deh penyebabnya. Kali ini, batch render gw ga berfungsi, hasil renderan di RenderView tidak sesuai dengan hasil batchRender. Ga mungkin donk gw tekan render di RenderView berulang ulang sampe jumlah framenya selesai. Yah kalo cuman 5 frame seh gapapa, kalo 50 frame? doh!

akhirnya daripada buang waktu pencet button render, saya buang waktu mikir scriptnya aja :P

Ga ada global proc ato apa2an deh..gw masi cupu.

copykan aja mel ini :

/*
FILENAME: LT_BatchRenderView.mel
Author: Leonarce Tan (veltigo@gmail.com)
www.elte.co.nr

Function: Allows Batch Render View, in case Batch Render in Maya doesn't work

Last Update: Saturday, 06-05-2006

todo:
-create GUI with input ability from user.

Usage:
-replace 1 with current timeline
-replace 100 with number of the end frame
-replace cam with the name of the camera you want to render
*/

int $i;
for ($i = 1;$ < 100; $i++) {

renderWindowRenderCamera render renderView cam;
editRenderLayerGlobals -currentRenderLayer "defaultRenderLayer";
print("RENDERING FRAME : " + $i + " \n");
playButtonStepForward;

)

* edit 13 May 2006 - 04:39am:
doh..Gw accidentally ketemu ama script ini.. mirip banget, cuman lebih advanced :)



download here

05 May 2006

M.E.L.A.N.I.E

MELANIE, singkatan dari Maya Embedded Language Assistant n' Interface Editor. Program keren ini masi dalam beta development. Saya sendiri belum coba, abis cuman 13% aja perkembangannya.

MELANIE ialah Software stand alone buat TD(Technical Director) atopun programmer MEL dimana program ini memudahkan mereka utk membuat sebuah GUI yg kemudian script GUI dari program ini akan diconvert menjadi MEL sehingga programmer tidak perlu ribet2 membuat sebuah GUI secara manual lagi (baca: ketik)

Tampilan layoutnya mirip dengan visual basic, dengan beberapa kolom di bagian samping utk memudahkan navigasi, serta kolom2 yg terdiri dari properties dan macam2 settingan. Cara kerja program ini beda dengan MEL Studio Pro, dimana program diinstal dalam bentuk plugin ke dalam maya sendiri..sehingga hampir semua command MEL-nya sudah ter-embedded dalam Mel Studio Pro sendiri.

Kalo developmentnya udah lebih matang, pasti gw cobain deh ;)

Beberapa screenshot dari program ini:




ETIKA KERJA



Dunia pekerjaan emang beda dengan dunia college. gw sendiri, sempet kesal kadang2 ama kolega ato temen kerja..karena satu hal yg simple ini...ATTITUDE.

Gw kerja di industri Media dan entertainment..bukanlah sebuah bidang yg tua, terutama di indonesia. Cara kita bekerja dan lifestyle kita sedikit berbeda dengan pekerja2 typical clerk yg datang nine-to-five. Kita tidak pernah make kemeja, dasi, dan sepatu formal buat datang ke kantor. Gw juga ga punya kartu nama, karena industri ini masi relatif kecil, semua saling kenal. "BBQ party" sudah kita rasakan setidaknya sekali seminggu..bedanya adalah kita di depan komputer. Tapi...kita semua mencintai pekerjaan kita..walaupun kadang banyak yg harus dikorbankan (bagi waktu buat cewek, bagi waktu buat sendiri, bagi waktu buat weekend...bla bla bla).

Banyak junior2/freshGrad yg belum pernah/barusan terjun ke lapangan ini kebanyakan ngeluh...karena mencoba mengadaptasikan gaya hidup typical clerk dengan lifestyle yg mereka geluti sekarang.

We're creative worker, kadang harus meluangkan sesuatu untuk memikirkan sebuah hal, baek ide, solusi, experimen...semuanya membutuhkan WAKTU. Disinilah gaya hidup kita berubah secara otomatis. Karena hal demikian, banyak dari kita yg lebih senang menghabiskan waktu di depan komputer, ntah surfing..chating..experimen..maen game...

Dalam sebuah perusahaan, kita tentunya dituntut utk bekerja bersama, as a TEAMWORK. Banyak hal yg saya alami barusan ini, palak dengan junior gw, karena tidak berperan dengan baek...IRRESPONSIBLE. Filosofi saya, apabila job itu sudah kamu terima, terimalah dengan tanggung jawab. Sebenarnya job yg saya ambil ialah project yg ditinggalkan oleh kolega saya, karena berhalangan, project itu dilempar ke saya... U know how shitty it is to take somebody's half-way work, dengan deadline yg ketat lagi. Gw akhirnya diberi otoritas utk lead project ini, bersama 2 orang rekan laennya. Bukannya membantu, mereka malah menghabiskan weekend dengan alasan need a holiday. OMFG. Kalo begitu, kenapa gw juga ga bilang begitu? this is not my work from the beginning anyway... Kejadian itu akhirnya menambah konflik gw dengan salah satu rekan junior gw di kantor. Ga enak emang, tapi seharusnya dia yg minta maaf, karena itu jelas jelas bukan salah saya...

Apa yg menentukan bagus tidaknya sebuah company ialah attitude dari staffnya.. Dan baek ato bodohnya seorang staff itu bukan dinilai dari segi jago bikin ini ato bikin itu..melaenkan ialah sifatnya, sikapnya, dan personalitinya. Karena dengan attitude dan personaliti yg baek, mereka bisa belajar.

02 May 2006

macvidia beta2


release ini makin mantap aja, terbukti dengan instalasi ini performance photoshop lebih kencang dan stabil dibanding beta sebelumnya.

*mau nyoba install macromedia dreamweaver di laptop ini...hehe.

24 April 2006

back to work again.

Hari ini kembali ke KL setelah 2 minggu 'liburan' di Medan. Bosen juga kalo terlalu lama di Medan..kecuali kalo ada broadband 24jam hehe..

Akhirnya gw balek belajar web lagi setelah ketertarikan membuat website yg ditawarin Aplaus. Boleh dibilang bagian technical ttg mambo dan board system udah selesai...sekarang malah gw balek belajar html... gw liat di mambo banyakan pake CSS..apaan tuh!? dulu waktu kuliah juga ga belajar..cuman denger2 aja :P

belajar lagih doh!

20 April 2006

Designing Website Aplaus

Liburan 2 minggu di medan emang rada membosankan..Kompie ku ga bisa install Max8, ga tau napa..bentrok ama Mental Ray..apes deh niatku belajar hairfx dan Vray..Lupa bawa pulang cd maya lagi..apes...apes...

Beberapa kali gw sempet nongkrong di kantor Aplaus [tabloid dwi-mingguan yg diedarkan gratis bersamaan dengan harian analisa]. Disana saya jadi tertarik balek untuk mendesign website tabloid mereka. Setelah proposal yg dibuat Tomy ditunjukkan ke saya, saya jadi mikir...memang seh dari segi design sudah tepat dengan apa yg dijual mereka, DESIGN AND LIFESTYLE... tetapi kalo kita mikir balek, fungsi ini susah diterapkan dalam dunia cyber. Ada beberapa kendala yg kita hadapi, diantaranya:
- Mendesign sebuah website TABLOID yg paling diutamakan ialah traffic dari pengunjung.
Beberapa faktor yg akan menarik pengunjung utk kembali mengunjungi website kita ditentukan oleh ARTIKEL yg MENARIK dan KECEPATAN informasi serta WAKTU loading.
- Dengan memperhatikan KECEPATAN informasi, maka yg kita butuhkan ialah: kemudahan dalam mengupload artikel2.
- Jika kita amati target market, maka mayoritas website ini ditujukan oleh orang medan. Kita semua tau koneksi di Medan: hidup DialUp!
Maka itulah kita perlu membuat sebuah konten website yg minimalis, stylish, namun kaya informasi. Sebuah tantangan yg menarik bagi saya.

Dari problema diatas saya mempunyai solusi sendiri berdasarkan pengalaman saya di dunia web.
- Dengan menggunakan CMS (Content Management System), website ini akan lebih mudah diatur karena bisa diatur oleh beberapa orang (tentunya yg memiliki level access).
- Dari CMS sendiri, tingkat partisipasi tidak terikat pada satu orang saja. Contohnya si A dan B bisa mengedit halaman itu bersama-sama, namun tetap dikontrol oleh Administratornya.
- Bentuk CMS sangat cocok dengan content Tabloid, yg mengutamakan kecepatan informasi, karena mudah utk mengupload berita.
- Waktu loading yg relatif singkat, karena menggunakan CSS (Cascading Style Sheet), bukan teknik konvensional kuno (table) yg scriptnya ribet.
- Lebih banyak fitur, seperti ShoutBox, Calendar, dan laen2nya.

Dan sebagai tambahan, saya juga akan membuat sebuah forum dimana users bisa saling berinteraksi. Untuk sementara ini saya masi menggunakan phpBB(BB=BulletinBoard). Di masa yg akan datang, saya mgk akan mengganti ke IPS(Invision Power Board) atau punBB.

Testing CMS saya menggunakan Joomla! pertama kalinya, tetapi terdapat beberapa isu ttg incompatibility. Akhirnya saya migrasi ke MAMBO, yg sebenarnya mirip namun lebih kaya fitur dan lebih stable.

Instalasi saya jalankan secara lokal (boro2 pake Dialup...) dengan menginstal server Apache, php utk scripting languagenya, dan MySQL utk databasenya...kemudian melakukan proses instalasi MAMBO dan phpBB...dan akhirnya SUKSES! berikut contoh screenshotnya.







Dengan demikian, bagian technical telah selesai, langkah selanjutnya adalah membahas ttg LAYOUT, TEMA, DESIGN, dan CONTENT dari website Aplaus.

*buat Darwis dan temen2 aplaus, kalo ada pertanyaan...silahkan diajukan. ;)

06 April 2006

Final3 Modeling suite




Beberapa waktu lalu saya sempet berpikir untuk membuat Mel script ttg automated generate Image plane buat modeling reference setup. Saat saya browsing web utk mencari mel reference, saya terkejut karena udah ada yg bikin (ga ketemu seh di highend3d.com waktu itu). Saya udah liat videonya dan mencoba..ternyata emang ini yg gw butuhkan...malah jauh lebih advanced yg gw perkirakan...

masukin deh tool ini ke dalam pipeline maya elo semua...I highly recommend this tool.

http://www.final3.com/html/scripts/modellingsuite.htm